INAICTA Ajang Keunggulan Technopreneur

Di era perkembangan teknologi sangat banyak ide kreatif muncul. Namun, banyak ide inovasi hanya sebatas teori yang mengendap dalam pikiran atau mungkin baru sebatas penelitian di atas kertas saja.

Pengembangan Technopreneur di Indonesia belum terbilang maksimal. Karena seorang Technopreneur harus membuat sebuah produk teknologi yang bermanfaat bagi banyak orang. Di sisi lain, wirausahawan yang bermain di sektor teknologi masih tergolong sedikit. Oleh karena itu, salah satu wahana yang dapat menumbuhkan semangat berkompetisi teknopreneur digagas tiga tahun belakangan ini oleh Kementrian Riset dan Teknologi. Pemerintah menggelar kompetisi teknopreneurship bagi para pemuda, agar muncul bibit-bibit teknopreneur unggul. Ajang itu bernamaIndonesia Information and Communication Award atau lebih dikenal dengan sebutan INAICTA.

INAICTA merupakan ajang kreatifitas dan inovasi di bidang teknologi informatika terbesar di Indonesia. INAICTA juga menjadi wadah bagi para teknopreneur muda untuk menyalurkan aspirasi dan ide-ide kreatif mereka dalam membuat aplikasi baru yang menyodorkan solusi besar bagi kehidupan masyarakat.

Sebagai upaya memaksimalkan potensi dan bakat anak-anak bangsa, INAICTA sering menyorot atau melihat trend yang sedang berkembang di masyarakat dan potensi persaingan industri. Terutama untuk menghadapi pasar bebas Asia Tenggara atau yang sering dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sehingga para teknoprenuer muda dapat bersaing dalam ajang Internasional, khususnya di Asia Tenggara.

Sebagai kampus yang mengusung slogan Technopreneur Campus, STT NF memiliki mahasiswa yang pernah mengikuti dan mendapatkan penghargaan dari INAICTA, yaitu Muh. Isfahani Ghiyath atas karyanya sebuah antivirus yang diberi nama “Spensav”.

Ia mengatakan, “INAICTA adalah sebuah ajang kreativitas pelajar Indonesia untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang teknologi informasi. Pelajar dapat mengikuti INAICTA setiap tahun yang diselenggarakan oleh Kominfo. Setiap pemenang INAICTA di berbagai kategori, karya tersebut akan dikirim ke ajang tingkat Asia Pasific yaitu APICTA (Asia Pasific ICT Alliance Award).” Pemuda yang juga mendapatkan penghargaan dari APICTA ini menambahkan bahwa untuk mengikuti INAICTA dan APICTA, kita harus membuat sebuah karya yang mempunyai nilai kreativitas tinggi dan berinovasi serta bermanfaat untuk masyarakat.

STT NF akan terus berfokus pada tujuan utama, yaitu melahirkan para teknopreneur muda dengan memberikan dukungan kepada para mahasiswanya untuk terus berkarya di bidang TIK. (Aufabillah)

Sumber: www.inaicta.web.id/1724/technopreneur-selamat-datang-di-inaicta-2015/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *